Hari ini, sehabis pulang latihan PSM, gue memutuskan untuk makan dulu sama Murni, dan seperti biasa mengalirlah obrolan yang ngga ada ujungnya.
Sampe pada suatu saat beralih ngomongin cinta. Gue inget kalau gue baru aja baca buku Kepribadian, teorinya Maslow tentang basic needs manusia, yang terbentuk pada sebuh hierarki, yaitu Psysiologic Needs, Secure Needs, Love and Belongingness Needs, Self Esteem Needs, dan Self Actualization Needs.
Sebenernya sih udah dijelasin di kelas (kayaknya) berhubung aku
Dan sedikit gue share sama dia. Kata Maslow, pada kebutuhan akan cinta, manusia itu terbagi menjadi 3 tipe.
Tipe pertama adalah orang-orang yang pada masa kecilnya kebutuhan akan cinta adpat terpenuhi dengan baik. Orang-orang dengan tipe ini memiliki rasa percaya diri yang cukup dan saat dewasa, jika mereka ditolak oleh orang lain maka mereka tidak akan terlalu mempedulikannya, karena mereka cukup percaya bahwa masih bayak orang lain yang menyayanginya.
Orang tipe kedua, adalah orang-orang yang kurang mendapatkan cinta dan pengakuan. Orang-orang tipe ini memiliki kepercayaan diri yang kurang dibandingkan dengan orang dengan tipe pertama. Dan saat mereka ditolak, mereka akan merasa sangan down, dan sebagainya. Lebih parah dibandingkan tipe pertama maupun tipe ketiga yang akan dijelaskan dibawah ini.
Orang tipe ketiga, adalah orang yang tidak pernah mendapat cinta dan pengakuan. Orang-orang dengan tipe ini akan belajar hidup tanpa cinta dan tanpa pengakuan. Mereka akan tidak peduli dengan cinta yang tidak mereka dapatkan. Dan mereka pun akan sulit untuk memberikan cinta pada orang lain.
***
Gue cerita sama Murni, kayaknya gue termasuk tipe 2 dan cenderung ke tipe 3. Dulu gue akui gue sering galau-galau jodoh ga jelas sama saudara gue, Una. Tetapi dipikir-pikir, sampai saat ini hidup gue aman-aman saja. Bahkan, kalo melihat jadwal yang bener-bener padat, kebayang kalau punya pacar. Bener-bener ngga ada waktu untuk itu. Entah mungkin gue bilang kaya gini adalah denial dari unconscious gue. Tapi bener deh, kalo dipikir-pikir bener juga. Mungkin emang Tuhan belum ngasih atau mendekatkan gue denga jodoh gue, karena emang pada dasarnya gue belum butuh. Belum siap maksudnya. Gue masih senang melakukan aktivitas sesuka hati gue, tanpa harus memikirkan orang lain. Gue masih senang berfokus pada diri gue sendiri, yaaaa self-centred lahhh.. Dan yaaa, lagi-lagi gue harus besyukur karena Tuhan ngasih apa yang terbaik buat gue. Apa yang gue butuhkan, bukan hanya apa yang gue mau..

2 komentar:
Bukannya kamu tipe pertama ya?
hmm ngga juga..
kamu masuk tipe yang mana? :p
Post a Comment