H - 4 bulan! Gak berasa banget ya waktu berlalu begitu saja.
Lama nggak posting, update singkat aja ya.
Aku akan update berdasarkan apa yang sudah ku kerjakan ya, untuk yang masih rencana, nulisnya juga masih rencana kapan2 hihihi
Pertama - Gedung
Pemilihan gedung jatuh ke Seskoad. Kenapa? Ngga tau juga sih hahaha
Dari dulu pengen nikah disitu, karena ngga terlalu jauh dari rumah.
Waktu itu booking gedung bulan November 2016 (setahun sebelumnya bok!), dapat harga 13 juta hanya gedungnya saja. Untuk tambahan AC. blower, listrik, dll kurang lebih antara 25 - 28 juta (tergantung seberapa banyak AC yang mau disewa dll) - mahal yak :(
Perlu jadi catatan juga itu diluar biaya kebersihan. Misal pakai catering rekanan, dikenakan biaya 3,5 juta untuk biaya kebersihannya. Untuk catering bukan rekanan, harganya akan lebih mahal.
Kedua - Wedding Organizer (WO)
Aku pakai WO namanya Afrodite Wedding Service. Aku juga awalnya nggak tau sih. Ak searching2 review di blog orang juga jarang banget (atau malah ngga ada) ya yang nulis review. Cuman aku dulu iseng-iseng nanya ke Ivan Belva (karena aku udah naksir pengen pakai jasa Kang Ivan, aku nanya dulu rekomendasi WO yang bagus apa, dan Kang Ivan merekomendasikan Afrodite). Jadilah aku kontak Afrodite - Mas Danar dan akhirnya deal. Afrodite sendiri punya beberapa paket, tapi untuk yang full package dia ada 2 paket. Paket Classy dan Paket Luxe. Bedanya di jumlah stall catering, terus music pakai grand piano, sama apa lagi ya lupa hahaha.
Untuk Paket Classy sendiri (harga Desember 2016) kalau ngga salah 130 jutaan. Untuk Paket Luxe sendiri sekitar 147 juta. Mahal yak :(
Paket Afrodite ini sudah paket lengkap. Yang tidak dicover hanya baju Ibu, Undangan, Souvenir, dan seragam among tamu. Bahkan paket mereka sudah include dengan orang yang jadi penerima tamu. Kata Mas Danar, kalau penerima tamu dari keluarga atau teman-teman, pasti biasanya pada "susah" diatur, karena pasti banyak yang foto2, kalau laper yaa bakal ninggalin meja buat ngambil makan, gitu deh.
Ketiga - Undangan
Aku sempet searching2 undangan di instagram dan mupeng banyak akun. Tapi karena terbatas budget (hiks) jadi harus direm-rem. Masa ada yang bikin undangan satu bijinya 50 ribu :(
Ngga rela kalau berakhir di tong sampah :(
Awalnya aku naksir undangan di instagram tapi dia domisili di Jawa Timur. Harganya murahhhhhh banget! Untuk double hard copy cuma dihargai 4800 rupiah. Tapi ongkos kirimnya sendiri kena 700 ribu hhahaha jadi ya sama aja. Akhirnya memutuskan cari undangan di Jakarta / Bandung.
Ada yang tahu Pasar Tebet? Calon penganten yang tinggal di Jakarta pasti nggak ada yang nggak tau. Pasar Tebet itu surganya Undangan! Berbagai macam bentuk dan harga tersedia disana. Sebagai warga Tebet, aku malah awalnya nggak minat kesana wkwkwk. Padahal tiap hari lewat. Jalan kaki nggak sampe 7 menit dari rumah. Yah dasarnya pemales.
Sebelum kesana, aku searching2 dulu tentang Pasar Tebet. Waw. reviewnya sangat beragam sekali!
Ada yang bilang bagus, murah, tapi ada juga yang bilang kalau ada yang kena tipu, undangan nggak jadi2 padahal acara udah sangat mepet, udah deal terus disuruh nambah ini itu,, sampai ada yang cerita kalau salah satu toko pakai "magic" dimana ketika pelangan tertarik dan masuk, dia pasti akan langsung deal. Kan serem!
Jadi saranku buat yang mau cari undangan, silahkan browsing2 sampai eneg. List mana saja toko yang punya review bagus dan ngga. FYI, karena letaknya ada di basement dan sinyal lep lep an alias labil, jadi pastikan sudah punya listnya dan nggak perlu browsing lagi disana. Untuk bentuk undangan pun sebaiknya sudah punya gambaran, karena disana sangat variatif, nanti yang ada nggak kelar-kelar karena pengen ini pengen itu ihihi.
Aku sendiri akhirnya memilih Dian Printing. Kenapa? Pertama, dia masuk salah satu toko yang cukup direkomendasikan di beberapa blog orang. Kedua, harga yang diberikan itu paling murah diantara toko lain yang disurvey. Aku ambil model single hard cover dengan amplop dan semuanya full color. Di toko-toko lain, harga bervariasi antara 8.000-12.000. Jumlah dan ukuran juga berpengaruh terhadap harga. Padahal niatnya bikin undangan maksimal 5.000 rupiah hahaha. Abisnya kan sayang kalau cuma dibuang. Pas nanya di Dian Printing, dia bisa ngasih harga 6.000! Lumayan banget kan. Tapi waktu itu aku nggak langsung deal karena niatnya memang hanya mau survey.
2 minggu kemudian, aku balik lagi dan nanya contoh undangan yang ku mau, dan dikasih harga 7.000. Hihhhhh jiwa emak-emak keluar dan langsung protes kalau 2 minggu yang lalu dikasih harga 6.000. Masnya awalnya nego-nego biar naik tapi aku keukeuh hahahaha. Dan akhirnya dikasih harga 6.000 dengan wajah lesu wkwkwk. Mungkin waktu itu dia salah kasih harga ya kwkwkw.
Saat ini masih belum proses cetak, tapi sudah dibuatkan dummynya setelah melewati proses revisi beberapa kali. Oiya, tips satu lagi, cari percetakan yang mau membuatkan dummy, jadi kita punya bayangan akan seperti apa jadinya undangan kita nanti.
Nanti ku update lagi tentang undangan kalau sudah proses cetak.
Keempat - Souvenir
Yang ini bersambung dulu yaaa...
Nanti dilanjut :D
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment