Lanjutan dari *chapter 1
Hoammmm,
setelah snooze alarm berkali-kali, akhirnya berhasil bangun juga *keset*. Sarapan
seadanya terus check out dan menuju
ke tour and travel yang notabene
persis di sebelah hotel kami. Di sana sudah menunggu 3 orang bule dan kami pun
berkenalan. 1 orang berasal dari Italia, namanya Michele. 2 orang berasal dari
England, namanya Tracie dan Corrie. Setelah mencoba ukuran fin, kami pun berjalan menuju pelabuhan dan menaiki kapal.
| Kapal yang kami tumpangi |
Di kapal
tersebut terdapat 2 kamar. 1 kamar untuk kami, 1 kamar untuk grup mas dan mbak
bule. Tepat pukul 08.30 kapal berangkat. Tujuan pertama kami adalah Pulau
Rinca. Setelah 2,5 jam perjalanan, tibalah kami di Pulau Rinca. Kami disambut
oleh seekor Komodo yang mejeng di depan kantor administrasinya. Sebelum
mengitari pulau ini lebih lanjut, kami diharuskan membayar tiket masuk (Pulau
Rinca include Pulau Komodo) serta
membayar ranger nya. Setelah
administrasi selesai, kami dijelaskan sedikit mengenai Pulau Rinca. Terdapat 3 treks yang dapat dilalui. Short trek, medium trek, dan long trek. Setelah diskusi akhirnya kami
memilih medium trek. Medium treknya
ternyata lumayan jauh juga. Kami berjalan kurang lebih 2 jam lamanya. Mana
sepanjang perjalanan ngga ketemu komodo. Hahahaha. Liat banyak Komodo malah di
dekat kantor administrasi. Mereka sedang pada berkumpul karena mencium bau
masakan dari arah dapur. Pada dasarnya Komodo adalah hewan penyendiri. Bahasa
kerennya, introvert kali ya. Tapi ya
karena mencium bau makanan tadi makanya mereka berkumpul. Hehehe.
| Welcome! |
| Disambut si Komkom |
| Perrrlaperrrrrr |
| Short, Medium, dan Long Trek |
Dari
penjelasan Bapak ranger, Komodo di Pulau
Rinca ini ukurannya tidak sebesar di Pulau Komodo. Komodo merupakan hewan yang
sulit ditebak. Kita harus ekstra waspada karena meskipun Komodo diam, namun
diamnya adalah diam yang menghanyutkan *apa sih*. Komodo ternyata hewan yang multitalent loh! Dia bisa lari (yang
kecepatannya bisa mengalahkan manusia), dia bisa manjat pohon, bahkan bisa
berenang meskipun hanya dalam jangka waktu yang singkat. Komodo merupakan hewan
kanibal. Dia bisa makan anaknya sendiri. Hiiiiii. Satu gigitan Komodo bisa
sangat mematikan jika tidak langsung ditangani. Bukan karena mengandung bisa,
namun dari hasil penelitian, katanya gigitan Komodo mengandung 67 (atau
69-lupa) jenis bakteri berbahaya. Meskipun ditangani dengan cepat pun, katanya
tidak bisa menjadi normal kembali. Serem ya! Makanya ngga boleh jauh-jauh dari rangernya.
| Jangan jauh-jauh dooong, Pak! *genit* |
Kami
melanjutkan perjalanan menuju Pulau Komodo. Dari Pulau Rinca, perjalanan di
tempuh kurang lebih 2 jam. Cukup jauh juga ternyata. Di Pulau Komodo, kami
tidak perlu lagi membayar tiket masuknya. Hanya cukup membayar rangernya saja. Disana juga terdapat 3 treks yang dapat dipilih. Namun karena
hari sudah sore, kami dianjurkan untuk mengambil short trek. Selama di jalan pun kami tidak melihat Komodo
berkeliaran hahaha. Lagi-lagi, malah banyak berkumpul di dekat pantai dan
kantor administrasinya.
![]() |
| Muehehehe~~~ |
![]() |
| Populasi Komodo |
Puas berfoto ria, kami melanjutkan perjalanan ke
perkampungan Komodo untuk melipir dan menginap di sana (dalem kapal yaaa, bukan
di rumah warganya hahaha). Saat itu hujan melanda cukup deras. Awan cukup gelap
dan angin bertiup cukup kencang. Akhirnya kami masuk ke dalam kamar agar
terhindar dari hujan angin.
Hujan
cukup reda, kami pun turun ke perkampungan untuk membeli beberapa minuman.
Perkampungan komodo ini juga terletak di pulau komodo *meskipun jaraknya cukup
jauh*. Jadi ya tidak menutup kemungkinan bisa ada komodo yang datang. Hiiiii.
Rata-rata rumahnya dibuat seperti rumah panggung. Mungkin supaya kalau ada
komodo ngga masuk kali ya...
Kembali
ke kapal dan ngobrol ngarol ngidul (plus ditambah galau galau sikiiit *teteup*)
kami masuk kamar dan tidur. Besok rencananya kami akan snorkeling di Pantai Pink, melihat ikan pari di Manta Point, snorkeling di Pulau Kalong, dan
berkunjung ke pulau Bidadari.




0 komentar:
Post a Comment